Mybothsides

Tuesday, May 8, 2007

Menuju Kepunahan


Entah kenapa kangen saya tiba-tiba hadir ketika tak sengaja melihat uang lama seratus rupiah saat mengetikkan '100% Indonesia' di google. Desainnya yang keluaran 1977 terasa bersahaja. Illustrasi badak yang hampir punah, mungkin telah punah sekarang. Termasuk uang seratus rupiah kertas juga punah, jadi keping yang desainnya kurang inspired.
Dan sekilas, desain ini mirip-mirip juga dengan seratus ribu yang sekarang, dengan illustrasi Soekarno Hatta. Apakah nanti uang seratus ribu juga akan punah seperti Soekarno Hatta yang telah pergi meninggalkan kita semua? God knows, toh kita semua juga akan punah. Dengan uang di kantong seratus perak atau seratus ribu rupiah, kita tetap punah.
Maka bersahajalah dalam hidup, bukan uang atau kekayaan yang kita bawa mati. Tapi amal kebaikan. Dan keikhlasan. Meskipun nilainya cuma seratus rupiah. Wallahu 'alam...

4 comments:

Iman Brotoseno said...

sama..pekerja film iklan Indonesia akan punah kalau tidak ada keberpihakan dari biro iklan dan klien...

playground said...

Sederhana dan Begitu Saja...

Kadang-kadang sebuah harapan akan datang dari arah yang gak pernah kita duga. Dan sering kali datangnya dari sesuatu yang dekat dengan kita.

M. Arief Budiman said...

Bener Mas Iman, bebarengan adalah kata yang lebih indah ketimbang menange dhewe. Orang Indonesia itu sukanya kaget-kaget. Ada musibah kaget (ingat kasus media specialist), ada rejeki nomplok ya kaget (ingat iklan gak boleh dibikin PH asing). Kaget saya dengan fenomena itu..

Btw, makasih dah maen kesini Mas :)

M. Arief Budiman said...

Yang ini juga saya setuju Mas, apa yang kita cari sampai ujung dunia seringkali kita temukan di halaman rumah kita sendiri. Kita hanya perlu percaya :)