Mybothsides

Sunday, October 22, 2006

Mengapa Harus Ikut Lebaran?

Pertanyaan aneh ini muncul tiba-tiba saat terjebak kemacetan jalan di jantung kota Jogja di malam takbiran. Mengapa? Apakah jika kita tidak ikut merayakan lebaran akan dianggap berdosa? Apakah jika kita memilih menyepi dan sendiri: orang akan menganggap kita aneh?

Padahal jika dilihat hukumnya, sholat Ied itu sunnah muakkad. Begitu juga lebaran. Bukan wajib seperti sholat lima waktu atau puasa Ramadhan. So? Mungkin saya sedang mengalami kejemuan atas ritual lebaran yang itu-itu saja: salaman, makan bareng lalu berkunjung ke saudara dan tetangga. Begituuuu terussss, diulang-ulang setiap tahun.

Lalu sms menjelang lebaran, puluhan yang masuk ke hp saya masih saya diamkan belum terjawab. Saya merasa terbelenggu dengan tradisi ini. Saya tahu jika sms ini tidak dibalas, teman-teman akan menganggap saya sombong dan tidak menyambung silaturrahmi.. Tapi pikiran saya malah melambung jauh: berapa milyar keuntungan operator seluler karena tradisi ini? Kenapa kita malah menyumbang mereka yang sudah sangat-sangat kaya? Jika satu orang mengirim 30 sms @ Rp 300,- maka biayanya Rp 9.000,- Jika jumlah pengirim sms ada sekitar 20 juta orang (estimasi minimal), maka biaya totalnya 180 milyar rupiah. Tolong bayangkan jika nilai rupiah segitu disumbangkan fakir miskin. Saya tak habis pikir...

Saya hanya ingin menikmati kembali ruh Idul Fitri yang sejati. Saya belum tahu bentuknya seperti apa: saya masih terus mencari... Saya terus berfikir, berfikir, berfikir...

Semoga Tuhan menemani kesendirian saya...

Friday, October 20, 2006

Syukur yang Terdalam



Tak ada yang bisa saya sembunyikan dari momen seindah ini: bertemu di akhir Ramadhan dengan muka berbinar-binar saat semua pekerjaan dan tanggung jawab profesional menemukan titiknya yang paling pas: kerja keras itu terbayar tuntas di rumah makan Mang Engking, 20 Oktober 2006.

Bukan hembus nafas lapang yang keluar dari perut kekenyangan. Atau tawa riang seperti bebas dari himpitan. Atau senyum penuh arti bahwa kerja keras yang dilakukan sangat berarti. Bukan hanya itu. Rasa syukur itu melebihi semua yang pernah terfikirkan.

Jika Anda pernah menuntun motor Honda Tiger 3 kilometer karena ban kempes atau kehabisan bensin, maka naik Honda Pitung yang kecepatan maksimalnya 30 km/jam adalah anugerah luar biasa. Jika Anda pernah sulit makan karena tak pegang uang di tangan, maka sebungkus nasi kucing lima ratus rupiah tanpa lauk akan jadi santapan yang luar biasa nikmatnya.

Kebahagiaan sering datang tanpa alasan. Dan dalam hal-hal yang paling sederhana. Bukan yang muluk-muluk, bukan yang berlebihan. Dan malam ini, kesederhanaan menemukan bentuknya yang sempurna. Dalam acara buka puasa yang biasa-biasa saja, dalam sambutan yang biasa-biasa saja. Dalam gurauan yang seperi biasanya.

Kadang logika untung rugi tak bisa masuk dalam logika rasa syukur. Untuk keluar dari kesulitan, kita harus memudahkan orang lain. Untuk keluar dari lubang kemiskinan, kita harus rajin sedekah. Agar bebas dari hutang, kita harus berhenti berhutang terlebih dahulu. Agar bisnis kita untung dalam jangka panjang, kita harus mengurangi keuntungan jangka pendek. Dalam ketidaksempurnaan, kita justru saling membutuhkan.

Ketika semua itu dilandasi kejujuran dan syukur yang terdalam: maka hadirlah keajaiban Tuhan. Keindahan tak terbayangkan yang tumbuh diam-diam di dasar hati, yang tak mudah lekang oleh waktu...

Selamat beristirahat, teman-teman superku. Selamat menyatukan lagi jiwa dan raga yang tercerai berai ketika dipacu menyelesaikan tumpukan kerjaan yang menggunung di bulan suci ini. Terima kasih saja tak pernah cukup. Semoga kita masih diberi kesempatan menciptakan beberapa rekor baru lagi: kita yang tak pernah puas jadi golongan manusia sedang-sedang saja.

Kerja memang belum selesai, tapi justru itu kita perlu istirahat sejenak.. Untuk melipatgandakan kekuatan saat musim perang tiba. Jika kita hanya melakukan hal-hal yang terbaik, pada akhirnya kita takkan jadi apapun kecuali yang terbaik. Hukum Tuhan yang mengatur semua itu. Tuhan 'nampak'nya tak ikut campur dalam baik buruknya nasib kita, tapi saya percaya Tuhan tak pernah tidur. Dan malaikat-Nya tak berhenti mencatat...

Saturday, October 14, 2006

John Terry Jadi Kiper?



Sebuah tragedi menimpa Chelsea dalam clash-nya melawan Reading kemarin, menyangkut dua kipernya. Yang pertama, Petr Cech yang dilarikan ke rumah sakit setelah mukanya dihantam kaki Stephen Hunt pada detik ke-16. Cech diganti kiper kedua: Carlo Cudicini. Malangnya, pada injury time Cudicini bertabrakan dengan Ibrahim Sonko dan ditandu keluar.

Apa boleh buat, karena waktu yang tinggal sedikit: John Terrypun akhirnya jadi kiper Chelsea, bukannya Henrique Hilario sebagai kiper ketiga. Pasti akan jadi pengalaman aneh yang menyedihkan buat Chelsea, terlebih buat Terry..

Pict source: www.chelseafc.com

Friday, October 13, 2006

Back to Basic



Ini desain pertama saya saat awal kuliah di Fakultas Pertanian UGM, 1993 dulu. Rencananya mau bikin kartu nama dengan ilustrasi silhuet. Karena di tahun itu belum kenal komputer, maka silhuet didapatkan dengan memfotokopi foto hitam putih berulang-ulang.

Trus, saya juga bikin logo sederhana dengan hand drawing berbunyi ART design: mungkin ini coincidence yang telah dirancang Tuhan sejak dulu dan ketika saya pindah kuliah ke ISI tahun 1994 itu memang kembali ke jalan yang benar menurut Tuhan. Bukannya nyasar.

Sungguh menyenangkan bisa kembali ke masa lalu walau sebentar. Bisa bercermin pada hal-hal lucu dan cerita-cerita yang bersambung dalam rentang waktu yang telah kita lalui. Setelah saya perhatikan lagi desain saya itu: mmmm... terlihat tidak begitu jelas maksudnya alias masih visual only. Tapi secara grafis sih nggak begitu buruk. Atau malah buruk menurut Anda? Yah, suka-suka Andalah jika punya waktu menilainya. He he he :)

Nah, setelah agak reda gelombang panas di otak ini: sekarang kerja lagi! Beberapa hari ini saya dan tim kreatif sedang dihajar siang malam buat prepare launching-nya starOne Jogja Jateng.

Demi THR, apa boleh buat ;)

Quote of The Week

Menjadi diri sendiri itu resikonya besar tapi ongkosnya kecil
Menjadi orang lain itu resikonya kecil tapi ongkosnya besar

- anonim -

Wednesday, October 11, 2006

Surat Ahmadinejad Kepada George W. Bush



Tuan Presiden....

Data-data sejarah menunjukkan bahwa pemerintahan yang berada dalam jalur kezaliman tidak pernah bertahan lama. Tuhan tidak menyerahkan nasib manusia di tangan penguasa zalim. Tuhan tidak membiarkan dunia dan manusia begitu saja. Bukankah sudah banyak kejadian yang bertolak belakang dengan rencana-rencana para penguasa. Kejadian-kejadian sejarah menunjukkan bahwa ada kekuatan misterius di atas segalanya di balik semua ini yang mengatur semua hal.

Tuan George. W. Bush Presiden Amerika Serikat...

Dalam beberapa waktu saya sempat berpikir, bagaimana bisa kontradiksi yang tidak dapat diingkari dalam kancah dunia internasional ini, di mana masyarakat dan pada khususnya di kalangan politik dan mahasiswa, dapat dibenarkan. Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan tentang hal ini yang tak terjawab. Karena itu saya kemudian memutuskan agar sebagian dari kontradiksi dan pertanyaan-pertanyaan itu bisa saya tanyakan. Mungkin akan ada kesempatan untuk membenarkan masalah tersebut.

Apakah bisa; pengikut Nabi Isa A.S. sebagai salah satu Nabi besar ilahi dapat berpegang teguh dengan hak-hak asasi manusia dengan menjadikan Liberalisme sebagai model peradaban dengan memperluas persenjataan nuklir dan pembunuhan massal untuk menunjukkan ketidaksetujuannya dan menjadikan peperangan melawan terorisme sebagai slogannya?


Pada akhirnya, untuk membentuk masyarakat yang satu dan universal tetap harus diusahakan. Sebuah masyarakat yang akan diperintah oleh Nabi Isa A.S . dan orang-orang baik di muka bumi.
Namun pada saat yang sama, negara-negara diserang. Jiwa, kehormatan, keberadaan orang-orang dan nilai-nilai kemudian runtuh. Sebagai contoh, hanya dikarenakan adanya sebuah kemungkinan keberadaan beberapa orang pelaku kriminal di sebuah desa, kota atau bersama sebuah iring-iringan, seluruh desa, kota dan iring-iringan harus dibabat habis.

Atau dengan kemungkinan keberadaan senjata pemusnah massal di sebuah negeri lalu negeri tersebut dikuasai? Sekitar ratusan ribu masyarakat negara itu harus tewas. Sumber-sumber air, pertanian dan industri rusak dan sekitar 180.000 pasukan militer tinggal di sana.

Kehormatan yang dimiliki oleh rumah-rumah masyarakat telah dihancurkan dan mungkin sekitar lebih dari 50 tahun sebuah negara menjadi terkebelakang.. Dengan anggaran belanja seperti apa? Dengan menghabiskan miliaran dolar dari harta kekayaan sebuah negara dan sebagian negara yang lain atau dengan mengirimkan puluhan ribu pemuda sebagai pasukan penyerang. Meletakkan mereka di tempat pembunuhan serta menjauhkan mereka dari keluarganya, mengotori tangan mereka dengan darah orang lain, menekan jiwa mereka sehingga setiap hari sejumlah dari mereka melakukan tindakan bunuh diri.. Ketika mereka kembali ke negara mereka masing-masing tersiksa dan tertekan di sertai dengan penyakit yang beragam. Sebagian lainnya telah terbunuh dan jenazah mereka telah diterima oleh keluarga mereka.Hanya dengan alasan adanya senjata pemusnah massal, sebuah tragedi besar telah tercipta baik untuk masyarakat yang negaranya dijajah atau penjajah. Sementara pada akhirnya jelas bahwa senjata pemusnah massal tidak pernah ada.

Namun tetap saja bahwa Saddam Husein adalah seorang diktator dan pembunuh. Namun tujuan peperangan yang dilakukan bukan untuk menumbangkannya tapi usaha untuk menemukan senjata pembunuh massal yang sudah diumumkan sebelumnya. Saddam dalam rangkaian ini telah tumbang. Masyarakat sekitarnya merasa senang dengan tumbangnya Saddam. Pada peperangan yang dipaksakan kepada Iran, Saddam di bantu dan dibela oleh Barat.

Tuan Presiden...

Mungkin Anda telah tahu bahwa saya hanya seorang dosen. Mahasiswa saya sering mempertanyakan bagaimana aksi-aksi yang ada ini disesuaikan dengan nilai-nilai yang telah disampaikan di awal surat saya dengan agama Nabi Isa A.S. seorang Nabi perdamaian dan kasih sayang?

Mereka yang tertuduh dan dipenjara Guantanamo yang tidak bakal diadili secara adil, tidak memiliki akses untuk mendapat pembelaan dari seorang pengacara. Keluarga mereka tidak diperkenankan untuk melihat mereka dan di luar dari negaranya sendiri diisolir sementara tidak ada pengawasan internasional untuk mereka. Tidak jelas posisi mereka; apakah mereka adalah dipenjara, tawanan perang, tertuduh ataukah orang-orang yang telah dihukum?

Para pengawas Uni Eropa mengakui adanya penjara-penjara misterius di Eropa.Saya tidak dapat menerima penculikan dan penahanan orang-orang di penjara-penjara misterius itu tanpa adanya sebuah sistem peradilan yang berlaku di dunia. Dan saya tidak pernah mengerti bagaimana aksi-aksi yang telah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai yang telah saya sebutkan di atas. Dengan ajaran-ajaran Nabi Isa A.S. ataukah hak-hak asasi manusia ataukah dengan nilai-nilai Liberalisme?

Para pemuda, mahasiswa dan masyarakat banyak mempertanyakan tentang fenomena bernama Israel. Pasti sebagian dari pertanyaan-pertanyaan itu telah Anda dengar. Dalam sejarah tercatat banyak negara yang telah dijajah. Namun salah satu fenomena kontemporer masa kita adalah sebuah pembentukan negara baru dengan masyarakat yang baru pula.

Para mahasiswa berkata, 60 tahun yang lalu tidak pernah ada negara dengan nama ini. Dokumen-dokumen dan peta geografi dunia yang lama ditunjukkan oleh mereka sambil berkata, kami telah berusaha sedemikian rupa mencarinya namun kami tidak menemukan sebuah negara yang bernama Israel.

Saya terpaksa menuntun mereka agar mempelajari lagi tentang perang dunia pertama dan kedua. Sekali waktu seorang mahasiswa berkata, pada perang dunia kedua puluhan juta manusia tewas. Berita-berita perang dengan cepat disebarkan dari kedua belah pihak yang berperang. Masing-masing memberitakan kemenangannya dan kekalahan lawan. Setelah perang dunia kedua selesai mereka mengklaim bahwa ada enam juta orang Yahudi tewas. Enam juta orang yang sekurang-kurangnya dari dua juta kepala keluarga.

Kita andaikan saja bahwa berita ini benar. Apakah kesimpulan logisnya adalah pembentukan sebuah negara Israel di kawasan Timur Tengah dan atau membela mereka habis-habisan? Bagaimana menganalisa dan menginterpretasikan fenomena semacam ini?

Tuan Presiden...

Anda pasti telah mengetahui dengan anggaran belanja dan pesan-pesan yang seperti apa sehingga Israel terbentuk; dengan terbantainya ribuan jiwa, dengan mengungsikan jutaan jiwa penduduk asli kawasan, dengan penghancuran ratusan ribu hektar sawah, kebun zaitun dan penghancuran kota-kota dan tanah-tanah subur.

Tragedi ini tidak hanya terbatas pada masa pembentukan saja. Sangat disayangkan selama 60 tahun hal ini berjalan dan akan terus berlanjut.

Rezim yang dibentuk ini bahkan tidak memiliki rasa belas kasihan terhadap anak-anak. Rumah-rumah dihancurkan, rencana teror tokoh-tokoh Palestina dengan terlebih dahulu mengumumkannya serta memenjarakan ribuan orang-orang Palestina. Fenomena ini pada abad-abad terakhir bila tidak dikatakan sulit dicari tandingannya maka tentunya tidak ada bandingannya.

Pertanyaan besar lainnya dari kebanyakan masyarakat adalah ini. Mengapa rezim yang seperti ini masih harus dibela?

Apakah pembelaan rezim yang semacam ini merupakan salah satu ajaran Nabi Isa A.S. atau sesuai dengan nilai-nilai Liberalisme?

Dan apakah memberikan hak untuk menentukan nasib sendiri di tanah Palestina kepada pemilik aslinya baik yang tinggal di Palestina maupun di luar dan baik mereka itu Islam, Yahudi dan atau Kristen, bertentangan dengan demokrasi, hak-hak asasi manusia dan ajaran-ajaran para Nabi?

Bila tidak bertentangan mengapa usulan referendum tidak pernah disetujui? Akhirnya dengan pilihan rakyat Palestina telah terbentuk pemerintahan di tanah Palestina. Semua pengawas yang tidak memihak mengukuhkan bahwapemerintah terpilih dipilih oleh rakyat. Dengan tanpa disangka pemerintah terpilih ditekan sedemikian rupa agar menerima negara bernama Israel dan tidak lagi meneruskan perjuangan serta melanjutkan program pemerintah sebelumnya.


Seandainya pemerintah terpilih saat ini sejak awal mengumumkan kebijakannya seperti yang diinginkan, apakah masyarakat Palestina akan memilih mereka? Apakah sikap yang semacam ini di hadapan pemerintah Palestina sesuai dengan nilai-nilai di atas? Demikian pula masyarakat bertanya-tanya, mengapa resolusi PBB yang telah diputuskan di dewan keamanan PBB terhadap Israel selalu diveto?

Tuan Presiden...

Anda mengetahui bahwa saya hidup bersama rakyat dan punya hubungan dengan mereka. Kebanyakan dari masyarakat Timur Tengah, yang dengan berbagai bentuk, melakukan hubungan dengan saya. Mereka melihat kebijakan ganda yang ada ini tidak sesuai dengan logika apapun. Bukti-bukti menunjukkan bagaimana kebanyakan masyarakat di kawasan dari hari ke hari semakin marah dengan kebijakan yang dilakukan.Saya tidak bermaksud untuk menyampaikan banyak pertanyaan, namun saya ingin menunjukkan beberapa poin yang lain.

Mengapa setiap kemajuan keilmuan dan teknologi di kawasan Timur Tengah dianggap dan dipromosikan sebagai ancaman terhadap rezim Israel? Apakah usaha ilmiah dan penelitian bukan merupakan hak-hak dasar masyarakat?

Kemungkinan Anda memiliki pengetahuan tentang sejarah. Selain abad pertengahan pada bagian mana dari sejarah dan di mana, kemajuan ilmu dan teknologi dianggap sebagai sebuah kejahatan? Apakah dengan mengandaikan kemungkinan dipakainya ilmu dan teknologi untuk maksud-maksud militer dapat menjadi alasan untuk menentang ilmu dan teknologi? Bila kesimpulan yang demikian adalah benar, maka seluruh ilmu harus ditentang bahkan fisika, kimia, matematika, kedokteran, arsitektur dan lain-lain.

Dalam masalah Irak telah terjadi kebohongan. Hasilnya apa? Saya tidak ragu bahwa semua manusia meyakini bahwa kebohongan adalah hal yang tidak terpuji. Anda sendiri tidak akan senang bila orang lain berdusta terhadap Anda.

Tuan Presiden...

Apakah masyarakat di Amerika Latin memiliki hak untuk mempertanyakan mengapa selalu ada usaha untuk tidak menyetujui pemerintahan terpilih dari rakyat dan pada saat yang sama adanya pembelaan bagi mereka yang ingin melakukan kudeta terhadap pemerintahan terpilih. Mengapa ancaman selalu diarahkan kepada mereka?Masyarakat Afrika adalah masyarakat yang punya etos kerja, kreatif dan memiliki potensi. Mereka dapat berperan penting dalam menjamin kebutuhan dan kemajuan materi dan maknawi masyarakat dunia. Kemiskinan dan kepapaan di sebagian besar Afrika menjadi kendala terbesar untuk dapat memainkan peran penting tersebut.
Apakah mereka berhak untuk mempertanyakan, mengapa kekayaan luar biasa dan barang tambang mereka dijarah padahal mereka lebih membutuhkan dari orang lain? Apakah aksi-aksi semacam ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa dan hak-hak asasi manusia?

Masyarakat Iran yang berani dan beriman juga memiliki banyak pertanyaan.. Salah satunya; Kudeta 28 Murdad terhadap pemerintahan waktu itu pada lima puluh dua tahun yang lalu, berhadap-hadapan dengan revolusi Islam dan menjadikan kedutaan Amerika menjadi markas besar, dengan memiliki ribuan dokumen, yang membela mereka yang tidak setuju dengan Republik Islam, melindungi Saddam Husein dalam perang terhadap Iran, penembakan pesawat penumpang Iran, menyandera harta masyarakat Iran, ancaman-ancaman yang semakin meningkat dengan menunjukkan ketidaksetujuan serta kemarahan atas kemajuan ilmu dan teknologi serta nuklir masyarakat Iran, padahal semua orang Iran gembira dengan kemajuan negara mereka dan mengadakan acara untuk keberhasilan mereka. Masih banyak lagi pertanyaan yang semacam ini dan untuk menjelaskannya di surat ini tidak saya cantumkan.

Tuan Presiden...

Peristiwa 11 September benar-benar merupakan peristiwa yang mengerikan. Pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa di bagian mana saja dari dunia ini selalu menyakitkan dan sangat disayangkan. Pemerintah kami pada waktu itu mengumumkan rasa kebencian terhadap pelaku kejadian dan sekaligus mengucapkan belasungkawa kepada mereka yang ditinggalkan.Semua negara memiliki kewajiban untuk melindungi jiwa, harta dan kehormatan rakyatnya. Seperti yang dikatakan bahwa negara Anda memiliki sistem keamanan, penjagaan dan informasi yang luas dan canggih. Bahkan para penentang yang berada di luar negeri pun diburu. Operasi 11 September bukan operasi yang mudah. Apakah konsep dan pelaksanaan operasi tersebut dapat bekerja tanpa kerja sama dengan sistem informasi dan keamanan dan atau pengaruh yang luas di sana dapat terjadi? Tentunya ini hanya sebuah kemungkinan dari orang-orang yang berpikiran logis.

Mengapa sisi-sisi lain dari kejadian ini tetap misterius? Mengapa tidak ada penjelasan resmi bahwa siapa yang bertanggung jawab atas kelalaian ini? Dan mengapa para pelaku dan mereka yang lalai tidak diumumkan dan dihukum?

Tuan Presiden...

Salah satu kewajiban pemerintah adalah mewujudkan keamanan dan ketenangan kepada rakyatnya. Masyarakat negara Anda dan negara-negara tetangga poros krisis dunia selama bertahun-tahun tidak lagi merasakan keamanan dan ketenangan.Setelah peristiwa 11 September bukannya meredam jiwa dan menenangkan mereka yang terkena musibah. Masyarakat Amerika adalah yang paling menderita akibat kejadian tersebut sementara sebagian dari media Barat malah membesar-besarkan kondisi tidak aman dan senantiasa mengabarkan adanya kemungkinan serangan teroris dan mereka sengaja menjaga agar masyarakat senantiasa dalam kondisi takut dan khawatir. Apakah ini namanya melayani rakyat Amerika? Apakah kerugian yang berasal dari ketakutan dan kekhawatiran dapat dihitung?

Coba gambarkan! Rakyat Amerika merasa bakal ada serangan. Di jalanan, tempat kerja dan di rumah mereka merasa tidak aman. Siapa yang dapat menerima kondisi seperti ini? Mengapa media bukannya memberitakan hal-hal yang dapat menenangkan dan memberikan keamanan malah mengabarkan ketidakamanan?

Sebagian berkeyakinan bahwa iklan besar-besaran ini sebagai fondasi dan alasan untuk menyerang Afghanistan. Bila sudah begini kiranya baik bila saya berikan sedikit petunjuk terkait dengan media.

Dalam prinsip dasar media, penyampaian informasi yang benar dan menjaga amanat dalam menyebarkan berita adalah dasar yang manusiawi dan diterima. Saya merasa perlu untuk mengucapkan dan mengumumkan rasa penyesalan yang dalam atas ketiadaan rasa tanggung jawab sebagian media Barat dengan kewajiban ini. Alasan asli agresi ke Irak adalah adanya senjata pemusnah massal. Tema ini diulang-ulang sedemikian rupa sehingga masyarakat percaya dan menjadi dasar untuk menyerang Irak.Apakah kebenaran tidak akan hilang pada situasi yang dibuat-buat dan berisi kebohongan?Apakah hilangnya sebuah kebenaran sesuai dengan tolok ukur yang telah dijelaskan sebelumnya?Apakah kebenaran juga akan hilang di sisi Tuhan?

Tuan Presiden...

Di semua negara masyarakatlah yang menanggung anggaran belanja negaranya sehingga pemerintah dapat melayani mereka. Pertanyaannya di sini, dengan anggaran tahunan ratusan miliar dolar pengiriman pasukan ke Irak apa yang didapat oleh masyarakat?

Anda sendiri mengetahui bahwa di sebagian negara bagian Amerika masyarakat hidup dalam kemiskinan. Ribuan orang tidak memiliki rumah. Pengangguran adalah masalah besar dan masalah ini kurang lebih terjadi juga di negara-negara lain. Apakah dalam kondisi yang seperti ini pengiriman sejumlah besar pasukan dan itu pun dengan anggaran luar biasa dari masyarakat dapat dibenarkan dan sesuai dengan dasar-dasar yang telah disebutkan sebelumnya?

Tuan Presiden...

Apa yang sudah disebutkan adalah sebagian dari penderitaan masyarakat dunia; kawasan kami dan masyarakat Anda. Namun maksud asli saya yang setidak-tidaknya akan Anda benarkan sebagai berikut: Para penguasa memiliki masa tertentu dan tidak selamanya berkuasa. Namun nama mereka akan diingat dan tertulis dalam sejarah. Dan di masa depan, dekat atau jauh, senantiasa dinilai. Masyarakat akan berkata, dalam periode kita ini apa yang telah terjadi.

Apakah untuk masyarakat kita menyiapkan keamanan dan kesejahteraan atau ketidakamanan dan pengangguran.

Apakah kita hendak mengukuhkan keadilan ataukah hanya kelompok khusus yang ingin kita lindungi. Itu pun dengan harga kemiskinan dan kepapaan sebagian besar masyarakat dunia. Apakah kita akan memilih untuk mengutamakan sekelompok kaum minoritas dengan segala kekayaan dan pangkat dan kerelaan mereka ketimbang kerelaan Tuhan?


Apakah kita telah membela hak-hak masyarakat dan kaum miskin ataukah kita tidak memandang sedikit pun kepada mereka.

Apakah kita membela hak-hak manusia di seluruh dunia ataukah dengan memaksakan perang dan ikut campur secara ilegal terhadap urusan sebuah negara dan dengan mengadakan sel-sel yang menakutkan memenjarakan sebagian orang di sana?

Apakah kita telah berbuat untuk terwujudnya perdamaian dunia ataukah kita menyebarkan ancaman dan kekerasan di seluruh dunia?

Apakah kita telah berbicara dengan jujur kepada rakyat kita dan masyarakat dunia ataukah kita malah menunjukkan kebenaran yang telah diputarbalikkan.

Apakah kita termasuk pembela masyarakat ataukah pembela para penjajah dan penzalim?


Apakah dalam pemerintahan kita, logika, akal, moral, perdamaian, mengamalkan perjanjian, menyebarkan keadilan, melayani masyarakat, kesejahteraan dan kemajuan dan menjaga kehormatan manusia lebih dipentingkan ataukah kekuatan persenjataan, ancaman, tidak adanya keamanan, tidak adanya perhatian kepada masyarakat, menahan lajunya kemajuan masyarakat dunia dan merusak hak-hak manusia?Pada akhirnya mereka akan berkata, apakah kita masih setia dengan sumpah yang kita ucapkan dalam rangka melayani masyarakat dan perjanjian asli kita dan ajaran-ajaran para Nabi ataukah tidak?

Tuan Presiden...

Sampai kapan dunia akan menanggung beban berat ini? Dengan proses yang semacam ini dunia akan menuju kemana?

Sampai kapan masyarakat dunia harus menanggung beban keputusan-keputusan tidak benar dari para penguasa?

Sampai kapan cakrawala ketakutan harus dihadapkan kepada masyarakat dunia akibat ditimbunnya senjata pemusnah massal?

Sampai kapan darah anak-anak, para wanita dan laki-laki harus mengalirdi atas batu-batu jalanan dan rumah-rumah mereka harus dihancurkan?

Apakah Anda rela dengan kondisi dunia sekarang ini?

Apakah Anda berpikir bahwa kebijakan yang telah ada ini dapat berlangsung terus?

Bila saja ratusan miliar dolar yang dipakai untuk membiayai keamanan, pertahanan, pengiriman pasukan dialokasikan sebagai modal dan bantuan bagi negara-negara miskin, pengembangan kebersihan, berperang melawan berbagai macam penyakit, penghijauan dan pengentasan kemiskinan dan keterbatasan, menggalang perdamaian, menghilangkan perselisihan antar negara-negara, menghilangkan peperangan kabilah dan ras dan lain-lain. Dapat dibayangkan bagaimana dunia sekarang? Dan apakah pemerintahan dan rakyat Anda tidak merasa bangga dengan ini?Apakah posisi politik dan ekonomi pemerintahan dan rakyat Anda tidak akan semakin kokoh?

Dengan mengucapkan rasa penyesalan penuh, saya harus mengucapkan apakah ada kenaikan tingkat kebencian masyarakat dunia terhadap pemerintah Amerika?

Tuan Presiden, saya tidak bermaksud untuk melukai perasaan seorang pun.

Apakah bila hari ini Nabi Ibrahim, Ishaq, Ya'qub, Ismail, Yusuf dan atau Nabi Isa A.S. hadir di dunia ini dan dengan melihat perilaku yang semacam ini apa kata mereka? Apakah dunia yang dijanjikan, dunia yang diliputi oleh keadilan dengan kehadiran Nabi Isa A.S. akan memberikan kita peran? Apakah mereka akan menerima kita?

Pertanyaan kunci saya di sini; Apakah jalan yang lebih baik dalam pergaulan dengan masyarakat dunia tidak ada lagi?

Hari ini di dunia ada ratusan juta orang Kristen, ratusan juta orang Islam dan jutaan lagi orang pengikut Nabi Musa A.S. Semua agama ilahi dalam satu kalimat bersatu dan itu adalah kalimat tauhid, yaitu keyakinan akan Tuhan Yang Esa dan selain Dia tidak ada Tuhan di dunia ini.
Al-Quran al-Karim menegaskan akan kalimat yang satu ini dan ia memanggil semua pengikut agama ilahi dengan kalimat ini. Allah berfirman: "Katakanlah "Hai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain dari pada Allah." (Ali Imran: 64)

Tuan Presiden...

Berdasarkan firman ilahi kita semua diajak untuk menyembah Allah Yang Esa dan mengikuti utusan-utusan ilahi.

"Penyembahan kepada Tuhan Yang Esa yang Maha kuasa dan berkuasa atas segala sesuatu", Allah Yang Maha Mengetahui hal-hal yang tersembunyi dan tampak, dahulu dan akan datang dan Ia mengetahui apa yang terlintas di benak hamba-Nya dan Ia mencatat amalan mereka", "Tuhan Sang pemilik langit dan bumi dan semua alam di bawah kekuasaan-Nya", "Pengaturan seluruh alam di tangan-Nya dan Ia memberikan janji untuk mengampuni dosa-dosa hamba-Nya", Ia penolong mereka yang terzalimi dan musuh mereka yang menzalimi", Dia Maha Pengasih dan Penyayang", "Ia penolong kaum mukminin dan Ia menuntun mereka dari kegelapan kepada keterang-benderangan", "Ia mengawasi perbuatan hamba-hamba-Nya", " Ia menyerukan hamba-Nya untuk beriman dan berbuat baik dan menginginkan agar mereka berbuat berdasarkan kebenaran dan untuk tetap istiqamah dalam kebenaran", " Allah menyerukan agar hamba-hamba-Nya untuk menaati utusan-Nya dan Ia sebagai saksi dan pengawas perbuatan hamba-hamba-Nya",

"Puncak keburukan terkait dengan orang-orang yang menginginkan kehidupan yang terbatas di dunia ini dan tidak mengikuti perintah-Nya dan menzalimi hamba-hamba Allah", "Puncak kebaikan dan surga yang kekal hanya akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa di hadapan keagungan ilahi dan tidak mengikuti hawa nafsunya".

Kami yakin bahwa kembali kepada ajaran-ajaran para Nabi adalah satu-satunya jalur kebahagiaan dan kesuksesan. Saya mendengar bahwa Anda adalah seorang penganut Kristen dan percaya akan janji ilahi akan adanya pemerintahan orang-orang baik di muka bumi.

Kami juga percaya bahwa Nabi Isa A.S. adalah salah satu Nabi besar ilahi. Dalam al-Quran Nabi Isa mendapat penghormatan yang luar biasa dan ini adalah ucapan Nabi Isa A.S. yang dinukil oleh al-Quran: "Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus." (Maryam: 36)

Penghambaan dan ketaatan kepada Allah adalah seruan semua para Nabi. Tuhan seluruh masyarakat di Eropa, Afrika, Amerika, dan negara-negara kepulauan, seluruh dunia hanya satu Tuhan dan itu adalah Tuhan yang memberikan hidayah dan menginginkan kemuliaan bagi semua hamba-hamba-Nya dan memberikan kehormatan kepada umat manusia.

Dan dalam firman Allah: "Allah Yang Maha Mengetahui dan Tinggi mengutus para Nabi disertai dengan tanda-tanda yang jelas dan mukjizat untuk memberi petunjuk kepada manusia. Pengutusan itu agar mereka menunjukkan tanda-tanda kebesaran ilahi kepada manusia. Dengan begitu manusia dapat disucikan dari dosa. Allah mengirimkan kitab dan mizan agar manusia dapat menegakkan keadilan dan dapat meninggalkan orang-orang yang berbuat zalim".
Seluruh ayat-ayat dengan bentuk yang mirip ada di kitab suci.Para Nabi dan utusan ilahi memberikan janji: Suatu hari nanti semua manusia akan dibangkitkan di hadapan Allah untuk diperhitungkan amal perbuatannya. Mereka yang berbuat baik akan diantarkan ke surga. Dan mereka yang berbuat buruk akan menanggung perbuatannya dengan menerima siksa ilahi. Saya berpikir bahwa kita berdua sama meyakini akan hari itu.

Tentunya perhitungan para penguasa tidak akan ringan. Hal itu karena harus menjawab kepada masyarakat dan semua orang atas setiap perbuatan kita yang ada hubungannya dan memiliki dampak dalam kehidupan mereka.

Para Nabi menginginkan perdamaian, ketenangan berdasarkan prinsip-prinsip penyembahan kepada Allah, menjaga harkat dan martabat manusia bagi seluruh manusia.Bila kita semua meyakini tauhid dan penyembahan kepada Tuhan, keadilan, menjaga harkat dan martabat serta kemuliaan manusia dan hari akhir, apakah tidak bisa menyelesaikan problema dunia sekarang yang diakibatkan oleh kejauhan dari ketaatan kepada Allah dan ajaran-ajaran para Nabi, dengan prinsip itu dengan lebih baik dan indah?

Apakah keyakinan akan prinsip-prinsip ini tidak memperluas dan menjamin perdamaian, persaudaraan dan keadilan?

Apakah prinsip-prinsip itu bukan merupakan ajaran tertulis atau tidak tertulis mayoritas masyarakat dunia?

Apakah Anda tidak ingin mengiyakan seruan ini? Kembali secara hakiki kepada ajaran-ajaran para Nabi, kepada tauhid dan keadilan, kepada penjagaan terhadap harkat dan martabat manusia dan kepada ketaatan terhadap Tuhan dan utusan-utusan-NyaTuan Presiden...

Data-data sejarah menunjukkan bahwa pemerintahan yang berada dalam jalur kezaliman tidak pernah bertahan lama. Tuhan tidak menyerahkan nasib manusia di tangan penguasa zalim. Tuhan tidak membiarkan dunia dan manusia begitu saja. Bukankah sudah banyak kejadian yang bertolak belakang dengan rencana-rencana para penguasa. Kejadian-kejadian sejarah menunjukkan bahwa ada kekuatan misterius di atas segalanya di balik semua ini yang mengatur semua hal.

Tuan Presiden...

Apakah tanda-tanda perubahan di dunia kini dapat diingkari? Apakah keadaan dunia sekarang dengan sepuluh tahun yang lalu dapat dibandingkan. Perubahan terjadi begitu cepat dan dengan dimensi yang sangat luas.

Masyarakat dunia tidak rela dengan kondisi dunia kini. Mereka tidak percaya dengan janji-janji sebagian penguasa paling berpengaruh pun di dunia.

Sebagian besar masyarakat dunia merasa tidak aman. Mereka tidak setuju dengan berkembangnya kondisi ini begitu juga dengan perang. Mereka juga tidak setuju dengan kebijakan ganda.

Masyarakat dunia protes akan adanya jurang pemisah yang dalam antara mereka yang kaya dan miskin dan antara negara yang sejahtera dan miskin. Masyarakat semakin membenci kebejatan moral yang semakin meningkat.

Mayoritas masyarakat di negara-negara merasa tidak puas karena basis budaya mereka terancam dan institusi keluarga yang berantakan serta kasih sayang dan cinta kasih yang semakin luntur.

Masyarakat dunia mulai pesimis memandang PBB. Hal itu dikarenakan hak-hak mereka tidak dipertahankan.

Liberalisme dan Demokrasi Barat tidak mampu mendekatkan manusia kepada idealisme mereka. Liberalisme dan Demokrasi adalah dua kata pecundang. Para pemikir dan cendekiawan dunia dengan jelas mendengar suara runtuhnya pemikiran dan sistem Liberal-Demokrasi.
Hari ini perhatian masyarakat dunia semakin meningkat kepada sebuah fokus. Dan pusat itu adalah Tuhan Yang Esa. Dan tentunya masyarakat dengan tauhid dan berpegangan dengan ajaran-ajaran para Nabi akan dimenangkan atas masalah yang dihadapi.

Pertanyaan penting dan serius saya di sini: Apakah Anda tidak ingin menyertai mereka?

Tuan Presiden...

Mau tidak mau, dunia sedang mengarah pada penyembahan Allah dan keadilan dan kehendak Allah akan mengalahkan segala-galanya.

Keselamatan kepada mereka yang mengikuti petunjuk.

Mahmud Ahmadinejad
Presiden Republik Islam Iran
Teheran, 17-02-1384 / 07 Mei 2006


Image dari: http://www.president.ir/ahmadinejad/cronicnews/1385/02/19/image/A0189146.jpg

Welcome Mr. Blogger

Ada perasaan senang ketika Mas Eri sms bilang punya blog baru. Just info, sobat saya ini Ketua PPPI Pengda DIY dan Managing Director Medcom. Sebuah agency juga kayak Petakumpet. Meskipun awardnya gak sebanyak Petakumpet, tapi udah dapet silver Citra Pariwara yang Petakumpet belum punya, nah loo.. He he he ;) Posting ini adalah ucapan selamat datang di dunia blogger. Buat teman-teman yang mau maen untuk dapet creative & business wisdom ala Mas Eri silakan klik disini.

Thursday, October 5, 2006

To All My Beloved Guys at Petakumpet



The future belongs to those who believe in their beauty dreams
(FD. Rosevelt)

Mari bermimpi dan terus bekerja keras. Hidup ini akan terlalu membosankan jika diisi bangun pagi yang terpaksa karena harus masuk kerja setiap pagi, menjalankan tugas demi gaji semata lalu pulang kelelahan dan istirahat panjang di rumah saking capeknya. Lalu tidur dengan banyak pikiran karena merasa tertekan di tempat kerja. Besoknya berulang. Terus-menerus seumur hidup. Betapa celakanya!

Maka marilah bermimpi. Saya punya stok mimpi yang sangat banyak, saya merawatnya setiap hari. Yang benar-benar bermanfaat buat orang banyak akan saya coba bagikan ke teman-teman semua untuk kita wujudkan bersama-sama. Sementara yang ngawur dan tidak kontekstual silakan ditolak dan disampahkan.

Terima kasih atas perhatian dan kasih sayangnya yang tak pernah putus. Terima kasih untuk segala pengertian dan pengorbanan luar biasa yang tak mungkin bisa digantikan oleh apapun di dunia ini. Terima kasih untuk tetap berada dalam satu tim yang saling mendukung meskipun dalam kekurangan dan ketidaknyamanan. Terima kasih untuk tidak mementingkan diri sendiri dan menolak kejayaan pribadi sambil meninggalkan kebersamaan.


Semoga kita masih akan bersama-sama ketika jumlah kita tidak lagi puluhan orang seperti sekarang tapi mungkin lebih dari ratusan orang.

Jika Petakumpet makin maju dan jadi lebih besar, seharusnya teman-temanpun akan menjadi maju dan besar bersamanya. Jika tidak demikian, maka pasti ada yang salah dengan pengelolaan perusahaan ini.


Itu saatnya teman-teman berteriak untuk meluruskannya, mengkritik atau berdemo. Jika kelak di masa depan perusahaan ini terus dikelola oleh orang-orang jujur dan mencintai kemanusiaan, maka biaya protes dan demo itu akan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan.

Dan tetaplah selalu tersenyum. Kerja belum selesai dan rintangan masih tegak menantang. Masih banyak sisa api yang perlu dipadamkan sampai rumah kebersamaan ini kembali nyaman untuk menghasilkan ide segar. Tetaplah menjaga nyala semangat dan optimisme itu supaya tidak mudah padam ketika ada angin meniup atau badai menerjang.


Semoga hidup kita di masa depan menjadi lebih indah dan lebih menarik dengan itu.

The Power of Visual Branding

Visual Branding: Gambaran Awal

Anda pernah mendengar tentang Wang Computer? Anda pernah dengar rokok Cap Gentong? Rokok Filtra? Next Computer? Word Star? Belum?

Kalau Nokia? Apple Computer? Bill Gates? Leonardo di Caprio? Nike? A Mild? Udah pernah dengar? Udah? Atau malah sering?

Strategi pengelolaan brand atau merk-lah yang akhirnya membuat sebuah brand bisa dikenal oleh audiensnya, bahkan oleh masyarakat umum jauh di ujung dunia. Proses brand buliding membutuhkan waktu yang cukup lama dan harus dikerjakan dengan sistematis dan kontinyu. Anda ingat siapa pemenang AFI 2? Atau pemenang Penghuni Terakhir 1?

Upaya untuk melakukan brand building dengan cara instant hanya akan menghasilkan output yang instant pula. Saya sendiri meyakini, bahwa proses brand bulding itu sewajarnya mengikuti hukum alam sehingga tidak dipaksakan. Jika Delon yang hanya Runner Up Indonesia Idol 1 saat ini lebih populer dibandingkan dengan Joy sebagai juaranya, itu membuktikan bahwa promosi yang luar biasa yang dilakukan RCTI saat kompetisi Indonesian Idol beberapa saat yang lalu memang terbatas hasilnya. Karena tidak kontinyu, sehingga tertutupi oleh Indonesian Idol 2. Belum acara-acara yang lainnya. Artinya, brand itu harus di-maintain seperti layaknya kita merawat tanaman atau hewan peliharaan kita. Tanpa perawatan, maka tanaman akan layu, kering dan akhirnya mati.

Pengertian

Jadi, apa yang dimaksud visual branding? Sebuah sumber dari InfoVis.net mengatakan bahwa visual branding adalah pengaruh yang diakibatkan oleh suatu bentuk visual untuk mendifferensiasikan brand. Differensiasi artinya membedakan brand tersebut dari brand kompetitor, sehingga dapat terlihat dan dirasakan menonjol dibanding yang lain dan paling diingat audiensnya (tingkat reminding-nya tinggi).

Adapun elemen-elemen terpenting sebuah visual branding terdiri atas:
- Brand (merk, logo) yang bisa berbentuk visual, susunan huruf atau keduanya
- Warna (produk, korporat)
- Komposisi semua elemen penyusunnya

Dan tiga hal tersebut biasanya lalu diimplementasikan dalam Brand Identity sebuah perusahaan atau sebuah produk, yang bisa kita lihat di media lini atas (above the line) maupun media lini bawah (below the line). Selanjutnya, kita bisa saksikan parade kampanyenya di iklan teve, iklan koran, liflet, brosur, billboard bahkan event-event off air. Tujuannya jelas, agar brand tersebut bisa dikenal oleh audiensnya: pertama bisa diingat secara visual, selanjutnya bisa diterima di hati.

Mengapa Jadi Penting

Visual branding tidak hanya marak akhir-akhir ini saja. Bangsa Mesir telah melakukannya 3000 tahun sebelum masehi dengan menulis lambang-lambang pada tempat minum mereka yang terbuat dari tanah liat. Sampai hari ini, trilliunan dollar dikeluarkan untuk proses pemasaran dan promosi yang kita kenal sebagai visual branding. Lalu ada jabatan yang namanya Brand Manager. Bahkan, telah muncul agency yang khusus didirikan untuk menangani brand semata seperti Landor Associates. Harga desain 1 logo korporat dan aplikasinya bisa milyaran rupiah.

Jaman terus berubah, sesuai hukum supply & demand. Siapa sekarang mampu yang ingat semua nama shampo, sabun cuci, permen atau snack? Ribuan bahkan ratusan ribu merk berkeliaran menggoda mata kita di teve, di supermarket, di warung-warung kecil, di atas bis umum sampai di pinggir jalan. Berapa yang berhenti di benak sehingga kita sempat mengingatnya bahkan menjadi konsumen setianya?

Saya yakin tidak banyak. Yang pertama karena memang daya ingat otak kita terbatas. Yang kedua, karena tidak semua brand di-manage dengan baik oleh produsennya. Brand yang Anda kenal baik seperti pertanyaan saya di awal adalah beberapa contoh brand yang memang di-manage dengan sangat baik. Baik saja belum cukup mengingat tingkat persaingan yang sangat luar biasa antar sesama pemegang brand. Supply yang ada telah melebihi demand, sehingga hampir bisa dipastikan dari 10 produk sejenis yang dilempar ke market, 6 sampe 7 produk akan rontok sebelum tahun pertama. Hanya 1 atau 2 produk yang akan survive setelah 5 tahun berjalan.

Jadi sangat wajar jika produsen sewajarnya menganggap penting proses visual branding, meskipun biayanya tentu tidak kecil. Lagipula hasilnya tidak bisa dilihat dalam waktu singkat. Naiknya penjualan tidak bisa dilihat 1 atau 2 bulan setelah kampanye promosi dilakukan. Tapi yang menjadi tujuan visual branding adalah long term goal, yaitu kontinuitas dan stabilitas pendapatan atas brand produk atau servis yang dimilikinya. Bukan kenaikan omzet yang sporadis untuk akhirnya malah merugi dalam perjalanannya.

Sangat sulit untuk meyakinkan pemilik brand agar menginvestasikan dananya untuk melakukan proses visual branding. Mereka biasanya menginginkan hasil yang cepat, yang instant. Mereka tidak percaya pada proses, pada hukum alam. Akibatnya, strategi hard sell lebih mudah di-acc. Indonesia dengan ribuan perusahaannya memiliki ratusan ribu bahkan jutaan brand, tapi coba lihat berapa yang branded. Sangat sedikit. Sehingga tidak mampu mendorong ekonomi Indonesia yang sedang terpuruk. Coba bandingkan dengan Singapura. Malaysia. Apalagi Amerika. Saya selalu sedih memikirkan hal tersebut. (Dan ini rahasia kecil antar kita aja: brand Diskomvis atau ISI Yogyakarta juga mulai redup. Jika tidak segera dibenahi bisa lenyap ditelan masa lalu. Tapi ini rahasia lho, jangan ada yang boleh tahu!)

Strategi Visual Branding

Marty Neumeier dalam bukunya The Brand Gap membeberkan strategi visual branding menjadi 5 tahap: differensiasi, kolaborasi, inovasi, evaluasi dan manajemen.

Diffrensiasi: untuk berhasil, sebuah produk harus mempunyai pembeda yang unik dengan produk lain. Pembeda tersebut bisa berasal dari kategori produknya sendiri, segmentasi, kualitas atau packaging-nya. Al Ries mempunyai konsep jadilah yang pertama dalam kategori tertentu. Anda tahu siapa orang pertama yang menginjak bulan? Benar, Neil Armstrong. Tapi Anda akan sulit mengingat orang ketujuh yang sampai ke bulan kan?

Kolaborasi: brand building tidak bisa dikerjakan semuanya oleh produsen. Dan ini harus dipahami, karena beberapa produsen menganggap pekerjaan menangani brand adalah sangat mudah sehingga mereka memilih merekrut beberapa orang untuk menghemat. Akibatnya, brand mereka tidak pernah bisa menjadi top of mind. Dibutuhkan kerjasama dengan agency, institusi terkait, juga dengan konsumen sendiri sebagai target market. Konsumen juga harus didengarkan pendapatnya, tidak sekedar dijejali promosi yang terus menerus yang malah akan menimbulkan antipati. Kolaborasi untuk membesarkan brand bukan pekerjaan yang mudah. Tapi jika berhasil, hasil yang didapatkan juga luar biasa.

Inovasi: brand yang tidak diremajakan dan direvitalisasi akan lenyap ditelan waktu. Konsumen juga punya sifat bosan, sehingga harus disegarkan pandangan dan ingatannya. Anda sering melihat A Mild mengganti tema kampanyenya tiap-tiap tahun secara kontinyu sehingga konsumen tidak apatis. Satu hal penting: perubahan yang dilakukan harus sistematis dan tetap menjaga benang merah komunikasinya. Jika Anda perhatikan dengan teliti, selalu ada tagline: Bukan Basa-Basi di Iklan A Mild. Tanpa konsistensi, perubahan hanya akan membingungkan konsumen.
Evaluasi: tingkat penerimaan target audiens atas sebuah brand harus dilacak dan diketahui. Biasanya kuesioner atau survey dilakukan untuk mendapatkan tingkat akseptabilitas (penerimaan) khalayak. Akan lebih baik jika hasil evaluasi ini bisa digunakan sebagai bahan bagi produsen dan agency untuk menentukan strategi branding tahap berikutnya. Produsen tidak boleh hanya mendasarkan pengetahuan atas kekuatan brand-nya hanya dari liputan berita di media dan jumlah iklan yang ditayangkan, tapi justru yang terpenting dari khalayak sendiri sebagai tester sekaligus target market-nya.

Manajemen: brand tidak hidup di lembar-lembar iklan atau bersuara di iklan radio. Brand hidup di otak dan hati konsumennya. Juga di budaya perusahaan produsennya. Brand harus tetap hidup dan bergerak seiring jamannya, agar tidak terlindas kerasnya kompetisi. Coca Cola menjadi contoh bagus bahwa brand bisa bertahan dari generasi ke generasi bahkan mencapai nilai yang lebih besar dari aset perusahaan Coca Cola keseluruhan.


Itulah the power of visual branding. Ini semua membutuhkan manajemen brand yang kuat dan bervisi ke depan.

Sunday, October 1, 2006

Aku Ingin Dikuburkan Dengan Sederhana



Inilah doaku kepada Allah
Dzat Maha Tinggi yang menciptakan diriku
Yang telah repot-repot menghidupkanku dari ketiadaan

Aku ingin meninggalkan dunia dengan cara yang sederhana
Yang biasa-biasa saja
Bolehlah sedikit heroik asal tidak merepotkan siapapun
Dan tidak menghabiskan banyak biaya

Aku ingin keluargaku melepasku ke liang lahat dengan bangga
Bukan bersedih dan larut dalam kedukaan yang panjang
Aku ingin mereka lebih tegar menjalani hidupnya sepeninggalku

Jika ada air mata tertumpah
Biarlah itu pertanda menyalanya sebuah semangat hidup baru
Untuk memulai segala sesuatuanya dengan mandiri: tanpaku

Aku ingin disholatkan di masjid
Dikuburkan di kuburan biasa saja seperti kebanyakan orang
Diselimuti kain kafan yang paling murah

Orang yang menggali kuburku sebaiknya dibayar dengan ongkos yang lebih dari biasanya untuk membantu kehidupan keluarganya

Semakin cepat jasadku dikuburkan, Insya Allah semakin baik buat semua
Semakin cepat tubuhku menyatu dengan tanah maka makin sejuklah jiwaku

Jika ada pelayat yang menyumbang uang maka akan diberikan pada mereka yang lebih membutuhkan, bukan keluargaku
Karangan bunga sebaiknya ditukarkan buku dan alat tulis untuk dibagikan sebagai sarana belajar anak-anak yang membutuhkan
Yang paling kuharapkan hanyalah keikhlasan melepasku pergi dan doa tulus yang mengiringi perjalananku menghadap-Nya

Tidak perlulah ada peringatan 3, 7, 40 atau 1000 hari meninggalku
Biayanya lebih baik disumbangkan ke masjid saja
Aku hanya percaya pada amal jariyah yang akan menolongku mempertanggungjawabkan hidupku di hadapan Allah: ilmu yang bermanfaat, harta yang diamalkan dan anak-anak shaleh yang terus mendoakan

Selebihnya, biarlah kutanggung sendiri dosa-dosaku

Pada orang-orang terdekatku aku lebih senang mewariskan ilmu dan kebijaksanaan, bukan kekayaan
Jikapun suatu hari nanti Tuhan memberi kemurahan kekayaan yang berlebih
Aku tak ingin mewariskan banyak harta
Sebagian besar hartaku akan kusumbangkan pada badan amal dan mereka yang hidupnya sangat membutuhkan pertolongan
Keluargaku hanya akan menerima paling banyak 1/5 sisanya untuk modal hidup mereka selanjutnya
Mereka juga harus berjuang dengan kemampuannya untuk menciptakan kekayaannya sendiri

Dengan kematianku
Aku berharap orang bisa belajar untuk hidup jauh lebih baik daripada hidupku
Untuk tidak menggantungkan nasibnya semata-mata pada pihak lain

Di kuburku yang sederhana dengan sebuah nisan batu, aku ingin dituliskan kata-kata Muhammad Iqbal yang menjadi keyakinan hidupku:

Kembangkanlah kemampuanmu setinggi mungkin
Sehingga Tuhanpun akan berkonsultasi denganmu
Sebelum menentukan takdir-Nya untukmu