Mybothsides

Sunday, July 22, 2007

Discipline for Otak Buntu

Menjadi disiplin adalah pelajaran seumur hidup yang harus terus-menerus dijalankan. Menjadi habit alias kebiasaan yang awalnya pasti sangat sulit sekali. Tapi kedisiplinan adalah syarat mutlak jika ingin sukses: tanpanya kesuksesan hanyalah mimpi tak berarti.

Celakanya, kedisiplinan paling sulit justru saat menyangkut diri sendiri. Kita cenderung permisif saat situasinya memungkinkan. Ah, entar aja bikinnya. Ah, nanti kan diberesin si fulan. Ah, masih capek nih.. istirahat dulu. Akibatnya, begitu banyak waktu terbuang karena kita tidak disiplin.

Bagi seorang pemimpin, situasinya lebih kompleks lagi. Makin tidak disiplin seorang pemimpin, makin besar kemungkinannya ia gagal memimpin. Biarpun bukan pemimpin tentara, komandan grup lawakpun perlu disiplin. Juga penulis, termasuk blogger. He he he...

Btw, kenapa sih saya nulis yang sok serius begini? Inilah hukuman buat diri saya sendiri lantaran beberapa hari ini gak posting. Saya harus belajar disiplin, meskipun munculnya tulisan yang kering begini.

Seperti apapun hasilnya, ini adalah bagian memperbaiki diri. Mendisiplinkan. Buku yang yang sedang saya tulispun rasanya tak beranjak dari dari Bab 3, sekitar 40an halaman (rencananya 12 Bab, 250 halaman). Rasanya otak ini buntu, gak maju-maju.

Nunggu mood datang? Nggak deh.. Saya putuskan untuk tetap menulis meskipun gak sedang mood. That's the way I know to finish the works. Be disciplined! No need to argue!

1 comment:

iphanlicious said...

hihihi...
apa kabar saya, ya?!
orang yang gak konsisten...
kalo di blog saya, saya sempet nulis saya ini anget2 ta* ayam.
pertama bikin blog, wuih, sehari bisa 2 ato 3 postingan (event itu ga penting banget)
sekarang...sebulan cuma sekali, malah nggak sama sekali T_T.
semangat!!!
harus mulai lagi...