Mybothsides

Sunday, November 19, 2006

Inviting Destiny to Come



Saya tidak pernah tahu bahwa Agency of The Year Citra Pariwara biasanya disabet agency multinasional. Saya tidak tahu bahwa sepanjang sejarahnya, Agency of The Year selalu berasal dari Jakarta. Saya tidak tahu bahwa untuk jadi Agency of The Year, mesti harus dapat award dulu minimal bronze. Saya tidak tahu bahwa entry Citra Pariwara akan makin mahal tahun depan. Saya tidak tahu bahwa agency multinasional menyiapkan puluhan bahkan ratusan juta rupiah untuk setiap award apalagi untuk penghargaan Agency of The Year. Saya tidak tahu bahwa bagi beberapa orang, mungkin postingan ini akan ditertawakan.

Jikapun saya tahu itu semua, saya tidak akan peduli. Saya hanya percaya bahwa Tuhan ada, makanya keajaiban juga pasti ada. Saya juga percaya keajaiban tidak datang gratisan hanya dengan memposting tulisan ini. Keajaiban harus diundang dengan keyakinan, komitmen, kerja ekstra keras dan tidak putus berdoa.

Saya beruntung tidak mempunyai anggota tim yang pesimis. Saya beruntung berada di agency bukan multinasional. Saya beruntung karena cari order susah, kita jadi terbiasa kerja sampai hampir pingsan. Saya beruntung bahwa sampai usia setua ini, saya masih tidak paham bahwa cita-cita haruslah realistis.

Saya masih percaya seperti kanak-kanak yang percaya bakal bisa mendapatkan apapun dari orang tuanya. Saya percaya bahwa Tuhan percaya perkataan ini sangat serius. Janji saya - yang sedang Anda baca - ini: sangat sangat serius.

Jadi bersiaplah untuk terkejut di Citra Pariwara 2007 besok. Paling tidak, saya sudah memperingatkannya di awal.

5 comments:

indratewe said...

pak.. its make me hot..!! VERY HOT!!

Anonymous said...

kalah itu kesempatan untuk membakar motivasi & instropeksi.

djaja terus petakumpet!
lawan kemalasan!
:)

salam,
dody_telesklebes

bucin said...

go local go!

CP 2007? Entah lah. Saat ini bisa survive sampai akhir tahun depan saja sudah merupakan perjuangan berat. Moga-moga masih diberi kekuatan utk bisa menghasilkan yang lebih baik.

Sampai ketemu lagi Rief.

Iman Brotoseno said...

percaya kok rief...sebagaimana saya percaya anak anak jogja sangat ' gokil' ide kreativenya

M. Arief Budiman said...

Buat Mas Bucin dan Mas Iman, seneng rasanya masih ada temen2 yang percaya pada sesuatu yang ditertawakan orang. Seneng rasanya mengetahui bahwa dalam bentuknya yang paling gila, mimpi tidak pernah salah dan tidak boleh disalahkan. Jika tercapai apa yang saya impikan, saya ingin traktir mas-mas berdua kelak.. sambil ngobrol betapa nikmatnya jadi orang yang dianggap gila karena tak perlu repot ngikutin aturannya orang2 yang menganggap dirinya waras.. Salam :)