Mybothsides

Sunday, January 15, 2006

Raging Bull

Kemarin malam saya nonton VCD Raging Bull sebuah film tahun 1980, bintangnya Robert De Niro dan sutradaranya Martin Scorcesse. Sebuah film yang kusam, dimana tokohnya begitu abu-abu (filmnyapun dominan hitam putih) dan jagoannya kasar, bukan nice guy. Jadi inget film Scorcesse yang lebih baru: The Aviator. Tokohnyapun serampangan dan egois. Jack de Lamotta mirip Howard Hughes (Leonardo di Caprio), pencemburu kelas tinggi, mendekati paranoid. Keduanya adalah yang terbaik di dunianya, tapi di balik kehebatan itu juga penuh kelemahan. Kita sebagai penonton sering jengkel kenapa ada tipe manusia seperti itu.

Tapi akhirnya saya sadari bahwa manusia jenius atau orang yang sangat sukses selalu satu paket: sisi terbaik dan terburuknya sekaligus. Di dunia komik, Batman dan Two Face bisa mewakili ciri-ciri split personality seperti itu. Menerima mereka dalam satu paket, tanpa harus memihak baik dan buruk, terasa mendamaikan hati dan menghindari kekecewaan.

Mungkinkah saya juga mengidap sindrom seperti itu? Entahlah, itu tugas orang lain yang menilai. Yang penting kita meyakini apa yang kita jalani. Sekaligus tetap konsisten menjalani apa yang yang kita yakini.

Btw, saya bisa menikmati Raging Bull, sebuah film tanpa happy ending. Saya sekarang mencoba bisa menerima jika hidup ini ternyata berjalan tanpa happy ending..

No comments: